Keris dan Sastra Indonesia

Cerita Nagasasra dan Sabuk inten  adalah salah satu hasil  karya sastra Indonesia dari sang maestro jagad sastra Indonesia yaitu S.H Mintardja (almarhum). Adapun karya lain dari Sang maestro yang menjadi  fenomenal adalah Api di bukit menoreh,yang pernah dimuat di surat kabar harian Kedaulatan rakyat

Setelah membaca buku ini saya baru tau sosok seorang ksatria yang bernama mahesa jenar atau Rangga Tohjaya. Yang telah bertahun2 mengabdikan diri kepada negara sebagai seorang prajurit, tetapi karena adanya perbedaan ajaran tentang kepercayaan terpaksa Ia mengundurkan diri.

Mahesa Jenar adalah bekas seorang prjurit pilihan,pengawal raja yang bertubuh tegap kekar, berdada bidang dan mahir memainkan segala macam senjata bahkan sepasang tangannya amat kokoh. Tetapi keseluruhan wajahya tampak bening dan lembut. Mahesa Jenar mempunyai ilmu pamungkas yang sangat sulit ditandingi yaitu ilmu Sasra Birawa. Dalam cerita ini Mahesa Jenar mengembara untuk mencari tahu keberadaan keris pusaka Demak yaitu keris Nagasasra dan Sabuk Inten yang hilang dari Istana Demak. dalam hal ini Mahesa Jenar selalu bertemu dengan musuh-musuh yang sangat tangguh dan mempunyai keris2 pusaka yang ampuh, antara lain adalah keris Kyai Sigar panjalin, Keris Kyai sengkelat, tombak Kyai pleret dan lain2.

Keris keris itu merupakan suatu karya seni yang luar biasa, karena suatu Seni merupakan suatu karya yang dibuat atau diciptakan dengan kecakapan yang luar biasa sehingga merupakan sesuatu yang elok dan indah. contohnya saya menyinambungkan antara keris  atau lebih dikenal dengan Tosan Aji dengan sebuah hasil karya sastra Nagasasra & Sabuk inten yang berupa cerita-cerita heroik mahesa jenar.

Ada berbagai macam seni, antara laen seni sastra, seni lukis, seni tari, senipahat,seni tosan aji, seni wayang kulit dll. Kebutuhan akan seni budaya merupakan kebutuhan manusia yang lebih tinggi diantara urutan kebutuhan lainya.Oleh karena itu seni budaya akan berkembang apabila masyarakat makmur dan sejahtera. Ini dibuktikan pada Zaman Majapahit, Sriwijaya, Mataram dan sebagainya.

Hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa sajalah manusia mesti menyembah. Karena betapapun hebatnya tosan aji tetap hanyalah buatan manusia sebagai ciptaan Tuhan.

Memang disamping bentuknya yang indah, Tosan aji juga mempunyai daya ghaib atau misteri berupa berkah. Berkah tersebut merupakan karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi manusia.

Dan percaya atau tidak tosan aji memberi  pengaruh contohnya mampu mengobarkan semangat perjuangan para pemimpin dan pahlawan.

Tahukah anda bahwa beberapa tosan aji kuno itu mengandung unsur2  logam seperti :

  • Titanium dengan titik lebur lebih dari 2000 derajat celcius yang merupakan salah satu unsur dari meteor yang dugunakan sebagai pomor sehingga menjadi lebih kuat, tajam dan anti karat.
  • Stannum adalah timah putih yang memperindah pamor
  • Crom yang bersifat anti korosi
  • Cuprum adalah kuningan yang berfungsi untuk manambah keindahan
  • Argentum atau perak, dimaksudkan untuk menambah kecemerlangan pamor dll.

Pamor pada tosan aji adalah lukisan pada tosan aji tersebut yang terjadi dari bercampurnya beberapa unsure logam yang terbentuk dari seni tempa.

Keris, Senjata Tradisional

Sebagai bagian dari kebudayaan asli Nusantara, keris pada mulanya berfungsi sebagai senjata  namun pada perkembanganya, keris berubah fungsi menjadi benda yang dikeramatkan dan menjadi pusaka turun temurun. Kita perlu mengenal bagian-bagian keris, keris yang lengkap terdirti dari ukiran (hulu),mendak atau selut, wilah(bilah keris)warangka(rangka) dan pedhok (sarung rangka). Bila saya kau menguraikan satu persatu mungkin bisa berhari-hari hhhmmmmm,…saya ambil contoh keris-keris terkenal yang menjadi legenda dan dikenal karena kehebatanya:

Keris Kyai Sengkelat:

Keris yang hanya pantas dipakai seorang raja dan kurang sesuai untuk seorang ulama. Keris pesenan dari sunan kalijaga yang dibuat oleh empu Supa. Terakhir diberikan kepada raden patah, selanjutnya menurunkan raja-raja di pulau jawa

Keris Kyai Segarawedang

Keris yang ada ganbarnya naga dan  dibuat oleh Empu Kinom dan membuat keris didalam laut yang menyebabkan air laut mendidih menjadi panas  seperti  wedang. Olek sunsn kalijaga diberi nama Kyai segara wedang.

Keris Kyai setan kober

Keris pusaka milik Adipati arya penangsang dari kabupaten jipang yang dengan ambisinya ingin mengalahkan Sultan Adiwijaya dari Pajang. Dan menyuruh empat pencuri sakti untuk membunuh sultanPajang dengan dibekali keris Kyai setan kober.

Keris Kyai Crubuk

Keris pusaka ini dimiliki oleh Sunan Kalijaga, sifat dari keris ini sangat menyesuaikan dengan sifat ulama. Dan terakhir keris ini dibawa oleh Sultan Hadiwijaya di Pajang.


About this entry